Wahai pangeran hati,
tak bisa kuuntai indah puisi.
Namun kurindu nuranimu sadari,
ada sebentuk cinta tertanam untukmu
dalam hati.
(16.6.06)
Wahai pangeran hati,
tak bisa kuuntai indah puisi.
Namun kurindu nuranimu sadari,
ada sebentuk cinta tertanam untukmu
dalam hati.
(16.6.06)