Jejak di jalan setapak itu buktinya.
Bahwa pernah ada masa yang penuh dengan tawa.
Mungkinkah kata-kata indah kembali seperti adanya?
Bagai air sejuk yang menghibur jiwa?
(18.2.06)
Jejak di jalan setapak itu buktinya.
Bahwa pernah ada masa yang penuh dengan tawa.
Mungkinkah kata-kata indah kembali seperti adanya?
Bagai air sejuk yang menghibur jiwa?
(18.2.06)
Kategori: pujangga malam
Ditandai: pujangga malam
0 responses so far ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.